Bedak Pengasihan Dahsyat, Membuat Si Dia Terpikat

Sebenarnya, saya adalah orang yang tidak terlalu percaya dengan hal-hal berbau klenik. Apalagi ketika ditawari sahabat saya untuk menggunakan bedak pengasihan. Bedak macam apa itu? Apakah benar bisa membuat saya terlihat menawan di hadapan pria yang saya suka?

Karena terdorong oleh rasa penasaran itulah, kemudian saya mencoba mengontak CS dari website ini, yakni mbak Maya. Atas sarannya, saya diminta untuk mencoba menggunakan bedak pengasihan. Setelah mencoba memakainya selama 1 bulan, ternyata kulit wajah saya yang sensitif ini tidak cocok dan menjadi iritasi.

Kemudian, saya kembali menghubungi Mbak Maya, atas sarannya diminta untuk menggunakan bedak sendiri dan mengirimkannya ke alamat kantor Ning Asmara. Kemudian, Ning Asmara akan mengisikan bedak tersebut untuk saya.

Alhamdulillah dengan cara seperti ini, wajah saya tidak lagi iritasi. Jadi, saya menggunakan layanan isi energi untuk bedak sendiri. Baru memakainya selama satu minggu saja, saya bisa merasakan bahwa kepercayaan diri saya semakin bertambah. Kemanapun perginya, saya menjadi lebih berani untuk ikut memberikan pendapat. Karena keberanian saya inilah, kemudian ada seorang rekan kerja yang terpikat dan ingin mengenal saya secara lebih jauh.

Pada akhirnya, saya memutuskan untuk menjalin hubungan dengannya. Alhamdulillah sampai dengan hari ini, hubungan kami berjalan dengan baik dan akan melanjutkannya ke jenjang yang lebih serius.

Leli Ratnasari, 24 tahun, Lampung
082193947XXX

KLIK DISINI UNTUK MENDAPATKAN BEDAK PENGASIHAN NING FARIDA

Suami Menceraikan Istri Kedua Berkat Bedak Pengasihan

Dari awal saya dan anak-anak tidak setuju dengan keputusan suami untuk menikah lagi. Karena kami tahu karakter dari istri muda pilihannya yang hobi berbelanja, tidak mau bekerja dan hanya berpangku tangan. Selain itu, keputusan suami tentu saja menyakiti hati saya dan anak-anak. Dimana cinta, kasih sayang dan perhatiannya harus dibagi dengan orang lain.

Saya dan suami membangun usaha bersama dengan segala kekurangan kami berdua. Kami berusaha untuk saling melengkapi dan menjaga ego masing-masing serta berjanji untuk tetap menjaga satu sama lain.

Namun, setelah mendapatkan sekretaris baru, suami menjadi berubah 180 derajat. Ia mulai pulang larut malam, bahkan tak jarang ia tak pulang ke rumah hingga berhari-hari lamanya. Tiap kali ditanya ia selalu marah dan mengungkapkan kekesalannya kepada saya dan anak-anak.

Saya tidak berani cerita kepada siapapun mengenai masalah rumah tangga ini. Karena selain merasa malu, saya merasa hal seperti ini tidak patut diungkapkan. Kemudian saya menemukan website ini dan mencoba untuk mengontak CSnya.

Karena saya membutuhkan teman berbagi, saya memutuskan untuk berkonsultasi secara tatap muka langsung dengan Ning Asmara. Alhamdulillah, berkat saran beliau, hati saya merasa hangat dan nyaman. Beliau memberikan saya sebuah bedak pengasihan.

Perlahan-lahan, suami menjadi lebih perhatian kepada saya dan anak-anak. Hampir setiap malam, beliau sudah tidur di rumah, meskipun masih sering pulang larut.

Pada suatu malam, suami mendekati saya dengan mata sayu dan berkaca-kaca. Beliau meminta maaf sambil bersujud di hadapan saya. Saya benar-benar tidak menyangka hal ini bisa terjadi. Beliau mengatakan khilaf telah menelantarkan keluarga yang selalu memberikan kehangatan dan kenyamanan terhadap hatinya.

Pada pagi harinya, ia mendatangi istri mudanya dan menceraikannya secara agama karena pernikahan mereka selama ini hanyalah pernikahan siri. Terima kasih atas bedaknya Ning Asmara, semoga Anda selalu diberkahi oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Endang Widyastuti, 40 tahun, Rembang
081219550XXX

 

KLIK DISINI UNTUK MENDAPATKAN BEDAK PENGASIHAN NING FARIDA

Tidak Lagi Dibully oleh Rekan Sekantor

Dulu, saya adalah seorang karyawati yang sering dibully oleh teman-teman kerja. Sewaktu itu, saya sangat memakluminya karena saya tergolong anak baru. Dimanapun tempatnya, anak baru biasanya selalu dibully oleh senior.

Namun, seiring berjalannya waktu kenapa saya masih sering dibully? Ejekan, cemoohan, sindiran hingga ungkapan yang cenderung memojokkan bahkan memfitnah saya selalu saya terima. Hal ini tidak hanya dilakukan oleh tim saya sendiri, melainkan orang luar yang notabene tidak benar-benar memahami tugas dan tanggung jawab kerja saya pun ikut menyumbang omongan pedas yang menyakitkan.

Saya sungguh tidak tahan bekerja di tempat itu. Tapi, sewaktu itu saya tidak berani mengundurkan diri. Hal ini karena mendapatkan pekerjaan adalah hal yang tidak mudah. Selain itu, saya juga sangat menyukai pekerjaan tersebut karena sesuai dengan minat dan bakat saya.

Sayangnya, lingkungan tempat saya bekerja sangatlah tidak mendukung.

Karena hal itulah, kemudian saya mencari solusinya di internet. Beberapa sumber artikel memang tidak langsung merujuk ke halaman website ini, tapi saya menemukan beberapa blog yang memberikan solusi bahwa ejekan, cemoohan dan pernyataan-pernyataan yang bernada fitnah, bisa diatasi dengan meningkatkan kewibawaan.

Muncullah keinginan untuk mencari sarana yang mampu meningkatkan aura kewibawaan sehingga orang lain yang berada di dekat saya bisa lebih mudah terpengaruh. Namun, yang lebih penting untuk saya adalah berhenti mendapatkan bullying dari rekan kerja.

Akhirnya, bertemulah saya dengan bedak pengasihan. Seperti namanya, pengasihan. Setelah melakukan pemakaian selama beberapa bulan, saya mampu menunjukkan prestasi di tim saya. Prestasi ini saya dapatkan karena keberanian saya dalam mengungkapkan pendapat dan ide.

Kepercayaan diri saya mulai terbangun. Teman-teman tidak lagi memandang sebelah mata. Mereka mulai menghormati dan mau menerima keberadaan saya. Puji Tuhan. Terima kasih Mbak Maya atas sarannya.

Joseline Mariana Y., 34 tahun, Makasar
jose.lineXXX@gmail.com

KLIK DISINI UNTUK MENDAPATKAN BEDAK PENGASIHAN NING FARIDA

Bedak Pengasihan Membantu Mengumpulkan Simpati dan Dukungan Rakyat

Sebenarnya saya merasa malu dan tidak ingin memberikan kesaksian di sini. Namun, karena keberhasilan hajat yang saya dapatkan adalah berkat Tuhan Yang Maha Esa melalui sarana yang diberikan Ning Asmara, dan Ning Asmara sendiri meminta langsung kepada saya, maka saya mengiyakan permintaan beliau.

Saya adalah seorang reporter berita di salah satu TV nasional di Indonesia. Karena keprofesionalan dan dedikasi saya dinilai luar biasa oleh seorang bupati petahana, maka saya diminta langsung oleh beliau untuk mendampinginya kembali maju dalam pemilihan umum.

Awalnya saya merasa ragu dan tidak berani mengambil keputusan besar ini. Karena saya merasa sulit untuk mendapatkan simpati dari masyarakat. Selain itu, kemampuan dan pengetahuan saya mengenai politik dan pemerintahan pun berkurang.

Kemudian, pada hari ulang tahun saya yang ke 37, seorang staf kantor memberikan saya sebuah bedak. Katanya bedak ini adalah sarana pengasihan yang ia dapatkan dari Ning Asmara. Ia sengaja memberikan bedak ini kepada saya, karena menurutnya saya memiliki kemampuan memimpin, hanya saja masih kurang percaya diri.

Karena merasa penasaran, kemudian saya buka website Ning Asmara. Melihat betapa banyaknya jasa dan layanan yang ia tawarkan, berbagai testimoni yang mendukung serta kemudahan dalam pemakaiannya, akhirnya saya memutuskan untuk memakai bedak tersebut.

Hasilnya sungguh luar biasa, terutama ketika untuk pertama kalinya saya muncul di hadapan publik sebagai calon wakil bupati, seperti ada bisikan atau energi yang mendorong saya untuk berani melakukan orasi. Ternyata orasi pertama saya tersebut mendapatkan sambutan dan reaksi yang begitu meriah dan positif dari publik.

Alhamdulillah. Sekarang saya tengah membantu pak bupati memimpin rakyat yang amat patuh, tertib dan mendukung saya dengan penuh.

Riana Dewi (nama samaran), 39 tahun.

KLIK DISINI UNTUK MENDAPATKAN BEDAK PENGASIHAN NING FARIDA